#1 cerita puasa : olahraga lebay

by jdoels

Cerita ini sekitar 15 tahun yang lalu, saat aku kelas 1 MI, setiap datangnya bulan ramadhan kami selalu menyambut dengan gembira, karena bisa beribadah dengan setiap kegiatan kita, tidur pun dinilai ibadah (cie pamer) #halah apalagi olahraga setelah jama’ah subuh di masjid (benerin sarung) selain sehat kita juga bisa mendapat pahala.
Setelah ikut jama’ah subuh dan menyimak kuliah subuh, kami berganti baju dan menyiapkan sepedah, cek onderdil dan nos, cuma ban sih, memompanya bila agak kempes, sudah siap semua, kami segera memacu atau mengayuh sepedah pancal kecilku, dengan riang gembira melewati sawah dan pertokoan, hingga sampailah ditujuan, alon-alon kota, cerita saat di alon-alon ngapain bisa saya post, sekarang cerita langsung setelah dirumah, karena awal ramadhan sekolah memang diliburkan, saya seharian tidur saja, bangun-bangun paling ke kamar mandi dan shalat wajib (benerin peci) ngulat-ngulet di kasur, tak juga azan maghrib, badan sudah lemes, tenaga habis, perut dangdutan dan akhirnya aku putuskan untuk mandi, biar segar dan mengurangi rasa malas.
Sampai akhirnya beduk maghrib tiba (siapa yang bawa mas?) #wooo akhirnya lega, tenaga terisi tubuh kembali segar, memang benar kata biduan dangdut “yang sedang-sedang sajaaa… huwooo” terlalu banyak olahraga, melampaui batasan kekuatan kita jadi lemes, makan buka terlalu banyak juga bikin males, lengkap sudah hari itu.
“Belajarlah mengetahui batas kekuatanmu jangan mencari kelemahan temanmu” #goblog

About these ads